Biomechanical Energy Harvesting

download file pdf: paper presentasi

100 Tahun Kebangkitan Indonesia

Tiada kebangkitan tanpa keterpurukan

Tiada kebangkitan tanpa tidur

Tiada kebangkitan tanpa malas

Tiada kebangkitan tanpa kesalahan

Tiada kebangkitan tanpa perubahan

Tiada kebangkitan tanpa bermimpi

Baca lebih lanjut »

Grazieee… INTER!

Klik aja gambarnya untuk memperbesar gambar lalu klik lagi gambarnya biar muncul ukuran yang sebenarnya

FORZA INTER!

59, ada apa gerangan….

Assalamu3alaykum Warrohmatullaahi-wabarokaatuh…

Bismillaahhirohmaannirohiim, Alhamdulillaahhirobbil3alamiin, Assolaatu-wassalaamu-3alasyayyidina-muhammad, ammaba3du,

Entah apa penyebabnya, atau apa yang akan terjadi pada diri enjang, akhir-akhir ini ada sebuah rangkaian angka yang tiba-tiba selalu menemukan mata enjang. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, angka tersebut adalah 59, enjang akan coba-coba analisis (kaya kurang kerjaan aja)…

Dua angka, 5 dan 9, karena ada dua maka enjang tidak bisa satu persatu secara independen. Pertama, mungkin dari urusan bola dulu kali, sesuai dengan klub jagoan enjang tentunya, FC Internazionale Milano. 5 ke 9, dari Stankovic ke Cruz, udah barang tentu kemungkinan besar jadi gol. Stankovic terbiasa menusuk dari sayap sedangkan Cruz adalah penyambut bola menulur yang baik, 1 - 0 jadinya (Baik - Buruk). Lanjut ke Moto GP, ini suatu pertanda buruk jika start di posisi 5 lalu finish di posisi 9, poin berkurang, 1-1. Masalah nilai, 5 ke 9, wah peningkatan drastis, bisa diterjemahkan menjadi rata-rata 7, masih dapat B, 2-1. Tapi bagaimanapun, menurut enjang 9 lebih bagus dari 5, makanya bisa jadi ini pertanda baik.

59, kenapa engkau datang begitu saja, enjang terima apa adanya, semua sudah kehendak yang Maha kuasa.

Wassalamu3alaykum Warrohmatulloohiwabarokatuh….

Insya Alloh lulus Oktober 2008

Assalamu3alaykum Warrohmatullaahi-wabarokaatuh…

Bismillaahhirohmaannirohiim, Alhamdulillaahhirobbil3alamiin, Assolaatu-wassalaamu-3alasyayyidina-muhammad, ammaba3du,

Ini kisah nyata, rabu, 8 Mei 2008, 08.40, enjang tiba di ruang Bosscha, salah satu ruang kuliah di kampus enjang. Di dalam tampak Bapak Soekirno, Ph.D, dosen yang ngasih ujian beserta seorang koleganya, entah siapa namanya, sedang serius berdiskusi di depan laptop-nya. Niat hati ingin menyapa beliau tapi karena kesibukkannya enjang mengurungkannya. Eh, ternyata ada Yuda, pengawas ujian dan salah seorang “fisikawan jangar” (definisinya ada di sini, tanpa ada interupsi dia langsung menunjukkan lembar soal dan jawabannya, eh salah, lembar kuosioner maksud enjang. “Ujian FI4001 Fisika Zat Padat, ….., 07.00, Openbook - 09.50” begitu kiranya judulnya. Kira-kira 40 menit sudah enjang terlambat, ini ujian euy!!!, hampir menyamai rekor telatnya masuk ujian FI4171-Topik Khusus Instrumentasi (TKI) yang mencapai 45 menit. Kayanya enjang emang bermental “kuat”, ujian telat aja ga panik, sebagai informasi, pada saat rekor ujian tersebut terpecahkan enjang mendapat nilai 78, entah yang sekarang, mungkin 78 - 5 (delta telat dalam menit) menjadi 73, ga apa-apa lah enjang ridho kalau dapat nilai segitu.

Baca lebih lanjut »