Secara kebetulan, rentetan kata tersebut muncul dari kepala ini saat melihat rangkaian kata “Situ Cikarag Cilempuyang Cimanggu Cilacap”. Bukannya tanpa sebab, kata-kata tersebut terangkai berdasarkan urutan tempat tinggal enjang. Rinciannya adalah sebagai berikut, Situ menyatakan nama “sub-dusun”, Cikarag menyatakan dusun, Cilempuyang sebagai nama desa, Cimanggu menyatakan kecamatan, dan Cilacap menyatakan kabupaten. Begitulah penamaan tempat di daerah enjang, kalau diperhatikan secara seksama, penamaan tempat-tempat tersebut terasa jangggal daerah-daerah tersebut masih ada dalam lingkungan propinsi Jawa Tengah. Seperti Anda ketahui, bahasa jawa merupakan bahasa “resmi” dari propinsi Jawa Tengah, sedangkan kata “ci” sendiri merupakan istilah dalam bahasa sunda. Makanya, enjang sendiri bingung kenapa penamaannya bisa seperti itu. Terima sajalah, toh orang jaman dulu mungkin punya alasan tersendiri mengenai penamaan tempat-tempat tersebut.
DIarsipkan di bawah: Seni Kehidupan | Ditandai: beji, bul, Cikarag, Cilacap, Cilempuyang, Cimanggu, Situ | 4 Komentar »



